Sedangkan yang 6 juta poundsterling atau sekitar Rp 105 miliar ditalangi Man United. Man United memilih meminjamkan Sanchez karena dirinya gagal memberi kontribusi bagi tim. Penyerang berusia 30 ini hanya mencetak lima gol dari 45 pertandingan sejak dirinya didatangkan dari Arsenal, 18 bulan lalu. Saat itu, Man United sampai bersedia melepas gelandang Henrikh Mkhitaryan sebagai bagian dari pembelian Sanchez. Dengan meminjamkan Sanchez ke klub lain, setidaknya Man United bisa mengurangi beban gaji yang sangar besar. Dengan kontribusi yang minim, Man United lebih memilih mendepak sang pemain ketimbang mempertahankannya.
Sanchez sendiri tidak asing dengan kompetisi Serie A Italia. Striker yang menjadi top scorer sepanjang masa tim nasional Chile dengan torehan 43 gol ini justru melejit di Eropa saat memperkuat Udinese selama lima musim, 2006 sampai 2011. Sukses di Udinese, Sanchez diboyong Barcelona. Dirinya pun menjadi pemain Chile pertama yang berseragam Barca. Manajer Man United Ole Gunnar Solskjaer sesungguhnya tetap berharap Sanchez bertahan karena tim yang punya banyak opsi di lini depan. Apalagi, dia dipuji sebagai striker berkualitas.
“Alexis pemain yang berkualitas. Dan, kami memang tak punya banyak opsi di depan. Persoalannya ada tawaran bagus bagi klub dan dia yang mungkin ingin pergi. Bila tidak, dia tetap pemain kami. Dan dia merupakan pemain yang berkualitas.” kata Solskjaer.

Comments
Post a Comment