:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2878962/original/054703700_1565570956-20190812-Manchester-United-Menang-Telak-Atas-Chelsea-di-Old-Trafford6.jpg)
Paul Pogba telah pulih dari cedera dan berpeluang memperkuat Manchester United pada sisa musim ini. Namun, manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer disarankan untuk tak terburu-buru memainkan Pogba.
Ketika Premier League dilanjutkan nanti, besar kemungkinan Solskjaer menurunkan skuat terbaiknya plus Pogba. Bagaimanapun gelandang Timnas Prancis itu merupakan satu di antara pemain terbaik di Manchester United, yang sayangnya terlalu sering dikritik.
Duet Paul Pogba dengan Bruno Fernandes di lini tengah jelas membuat fans setia The Red Devils bersemangat. Paul Pogba diyakini bakal menjadi pasangan sempurna untuk Fernandes di MU.
Gagasan ini menarik, tetapi Solskjaer diminta berhati-hati karena Pogba sudah lama tidak bermain dan justru bisa merusak keharmonisan tim.
Peringatan untuk Solksjaer ini disampaikan oleh analis Premier League, Jermaine Jenas. Menurutnya, meski gagasan duet Pogba-Fernandes sangat menarik, Ole Gunnar Solskjaer harus berhati-hati sebelum memainkan Pogba di lini tengah yang sudah padu.
"Sekarang Pogba sudah fit dan siap bermain, Ole Gunnar Solskjaer harus menjaga keseimbangan tim. Jika Pogba fit dan Fernandes fit, idealnya Anda ingin keduanya main bareng. Namun, saya kira yang terbaik adalah memainkan Pogba secara bertahap," ungkap Jenas kepada Express Sport.
"Situasi Pogba harus diperhatikan. Solskjaer punya sejumlah superstar dan beberapa pemain tangguh yang siap melakukan segalanya untuk membela MU."
"Paul Pogba merupakan gelandang terbaik Manchester United, tetapi Ole berutang kepada gelandang-gelandang lainnya. Mereka layak jadi starter sampai tidak cukup bagus, barulah Pogba boleh bermain," imbuhnya.
Comments
Post a Comment